Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

In Memoriam Lucia Hartini Perempuan Pelukis Surealis Indonesia

Gambar
  Foto In Memoriam Lucia Hartini / Sumber: Google dan Facebook In Memoriam Lucia Hartini, Perempuan Pelukis Surealis Indonesia Masyarakat seni rupa tanah air berduka, Lucia Hartini, seorang maestro perempuan pelukis Indonesia kelahiran Temanggung 10 Januari 1959, meninggal dunia dalam usia 66 tahun, pada Rabu pagi 27 Agustus 2025 setelah berjuang sekian lama melawan penyakit kanker yang dideritanya. Kabar tersebut terkonfirmasi pada banyak postingan akun media sosial terutama facebook dari para peseni, jurnalis, pecinta seni, dan lembaga seni, seperti Butet Kartaredjasa, Kuss Indarto Kusnan, Irwan Julianto, Dadang Christanto, Sunardian Wirodono, Nisan Kristiyanto, Ireng Halimun, Yaksapedia, hingga Bentara Budaya Yogyakarta. Semasa hidupnya, karya-karya lukisan Lucia Hartini dipandang oleh masyarakat seni rupa Indonesia bergaya Surealisme dengan ciri khas planet-planet, draperi, nuansa warna, detail guratan awan-awan tipis dan sangat dominan menggunakan memaksimalkan warna biru y...

Sopo Siro Sopo Ingsun: Siapa Anda Siapa Saya

Gambar
  Flyer Pameran Seni Lukis Sopo Siro Sopo Ingsun / Sumber: Panitia  Sopo Siro Sopo Ingsun: Siapa Anda Siapa Saya Saya berkunjung lagi ke sebuah pembukaan pameran lukisan di galeri Darmin Kopi di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 16 Agustus 2025 lalu. Seperti biasanya bila saya datang menyimak ke acara seperti ini, saya tidak membawa beban identitas tentang siapa sesungguhnya saya untuk hadir di antara para pelukis. Saya menjelma ruang kosong atau pula kanvas yang belum dicumbu kuas dan aneka warna, walau sebagian pikiran saya tidak sekosong itu pula. Malam itu sedikit terlambat saya hadir, kata terlambat di sini cuma pembelaan saya saja sebenarnya, tetapi memang saya memunyai alasan mengapa saya terlambat, bukankah selalu ada alasan mengapa seseorang tidak tepat waktu, tetapi apakah terlambat itu sama dengan tidak tepat waktu? Dan jika semua ini harus tertulis, kata-kata dari kepala kita masih berhak keluar bukan? Karena kata-kata berhak keluar dan tidak...

Senyawa Kimia Estetik dan Artistik Pada Pameran Nice Chemistry, Kelompok Tu7uh Rupa

Gambar
  Para perupa Kelompok Tu7uh Rupa bersama Duta Besar Ekuador untuk Indonesia, HE Mr. Luis Arellano Jibaja dan Kurator Anindyo Widito    Foto: Wahyu Toveng  Malam itu, Kamis 14 Agustus 2025, di sebuah restoran bernama Koi Kemang yang berlokasi di Jalan Kemang Raya No.72 Jakarta Selatan, berlangsung pembukaan Pameran Seni Lukis bertajuk Nice Chemistry yang digagas oleh Kelompok Tu7uh Rupa, suatu kelompok dengan beranggotakan tujuh orang perupa, antara lain, Budi Darmanto KR, Dani Sugara, Ireng Halimun, M. Hady Santoso, Mulyana Silihtonggeng, Sri Hardana, Yayat Lesmana. Terdapat sekitar 36 karya lukisan yang dipamerkan dalam event ini dan terpajang menyebar hampir di seluruh dinding restoran dengan suasana eksotik tersebut. Penempatan 36 karya itu sendiri seperti ingin menghadirkan interaksi penuh keintiman bagi para pengunjung restoran dalam menikmati karya seni, di sela-sela mereka berwisata kuliner. Sebuah senyawa kimia estetik yang coba dibangun secara natural, dar...

Kelompok TU7UH RUPA Akan Menggelar Pameran Seni Lukis "NICE CHEMISTRY" Pada 14 Agustus - 6 September 2025 di Koi Kemang

Gambar
  Flyer Pameran Seni Lukis NICE CHEMISTRY oleh Kelompok TU7UH RUPA / Sumber: Ireng Halimun Kelompok TU7UH RUPA Akan Menggelar Pameran Seni Lukis "NICE CHEMISTRY" Pada 14 Agustus - 6 September 2025 di Koi Kemang  Sekelumit Tentang Kelompok TU7UH RUPA  Setelah hadirnya kegiatan seni lukis modern di Indonesia, di masa Raden Saleh, diikutilah dengan semangat melukis yang paralel dengan munculnya organisasi seni lukis (seni rupa) di Indonesia, seperti Seniman Indonesia Muda (SIM), Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi), Sanggar Bambu, Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia, Himpunan Pelukis Jakarta (Hipta), dan lain-lain. Semangat itu diserap oleh para pelukis (perupa) dengan mendirikan kelompok Taring Padi, Jendela, Sanggar Kamboja, dan Sanggar Garajas, sehingga banyak peseni yang bersemangat mendirikan komunitas seni rupa seperti Komunitas Lukis Cat Air (Kolcai), Ikatan Pelukis Indonesia (IPI), Koperasi Pelukis Jawa Timur (Koperjati), Komunitas Perupa Napas Seni (KPNS), Perupa ...